
BANDUNG — Kemeriahan mewarnai Lapangan Sepak Bola SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, pada Minggu (30/03/2026) sore. Tepat pukul 14.00 WIB, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi meniup peluit panjang tanda dimulainya ajang olahraga bergengsi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Liga Sabrengna Piala Gubernur Jawa Barat Tahun 2026.
Sejak awal acara, atmosfer kompetitif yang sehat bercampur dengan nuansa keakraban sudah sangat terasa. Ratusan peserta, ofisial, hingga suporter dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tumpah ruah memberikan dukungan kepada tim perwakilan mereka.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Liga Sabrengna 2026
Gubernur Dedi Mulyadi dalam pidato pembukaannya menitipkan pesan penting kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang berpartisipasi. Ia mengingatkan bahwa esensi utama dari Liga Sabrengna melampaui sekadar urusan menang dan kalah di lapangan hijau.
"Melalui olahraga seperti ini, kita tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan merajut kekompakan. Soliditas inilah yang nantinya akan sangat mendukung kinerja kita dalam roda pemerintahan," tegas Gubernur.
Momentum Sinergi Lintas Sektor Pemprov Jabar
Lebih dari sekadar ajang unjuk kebolehan mengolah si kulit bundar, Liga Sabrengna dipandang sebagai manifestasi dari budaya kerja kolaboratif di lingkungan Pemprov Jabar. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat komunikasi dan sarana silaturahmi antar-pegawai lintas sektor yang mungkin jarang bertemu dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Liga Sabrengna menjadi wadah mempererat sinergi, sportivitas, dan kolaborasi antar-instansi di Pemprov Jabar
Rangkaian pertandingan sengit antar-perangkat daerah ini rencananya akan digulirkan di beberapa lokasi, salah satunya terpusat di Stadion IPDN Jatinangor. Setiap instansi dipastikan siap menurunkan skuad terbaiknya dan tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.
Melalui semangat sportivitas yang terus digaungkan di Liga Sabrengna, diharapkan ikatan silaturahmi antar perangkat daerah semakin kokoh. Energi positif dan soliditas dari lapangan hijau ini diyakini dapat terbawa ke lingkungan kerja, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan Jawa Barat yang berkelanjutan.
Penulis: Tedy Sukma Permana



